itu Ternyata Gampang

Categories Umum

Memiliki web yang selalu kebanjiran pengunjung merupakan dambaan semua orang. Saya yakin, kamu juga mengharapkan hal yang demikian.

Passive traffic adalah visitor yang senantiasa datang pagi, siang, sore, malam, termasuk saat kamu sedang kencan (dengan pasangan yang halal) atau pergi berlibur.

Satu-satunya metode untuk bisa memperoleh passive traffic yang saya tahu hingga hari ini hanya menggunakan strategi SEO.

Itulah mengapa SEO menjadi sangat penting untuk kamu kuasai. Hal ini akan menjadi lebih prioritas saat kamu termasuk dalam salah satu dari hal-hal di bawah ini:

  1. Memiliki website bisnis
  2. Ingin mengoptimasi konversi melalui online
  3. Pemilik jasa atau servis yang mau sering memperoleh order
  4. Memiliki online shop
  5. Berencana membangun personal brand
  6. Menjual produk digital
  7. dll

Seandainya (dengan terpaksa) kamu belum memiliki keluangan waktu untuk mengeksekusi teknik SEO, paling tidak kamu wajib paham cara kerja SEO. Sehingga nantinya kamu bisa memakai Jasa Backlink PBN, tapi dalam kondisi kamu sudah mengerti apa-apa yang musti dilakukan mengenai SEO, supaya kamu dapat mengevaluasi dan memberikan arahan pada pihak yang mengerjakan jasa SEO.

Mengapa Belajar SEO Menjadi Begitu Penting?

Kalau sebuah produk itu mempunyai kualitas, maka seorang pelanggan juga memiliki kualitas. Ada calon pelanggan yang melakukan PHP, ada pelanggan yang langsung tanya nomor rekening serta mengirim uang di hari yang sama.

Apa yang menjadi sebab hal itu terjadi? Jawabannya yaitu dari mana calon pelanggan mendapatkan informasi HP kamu.

Google bisa memberi traffic yang sangat berkualitas, dikarenakan beberapa saat sebelum pembeli melihat barang atau penawaran kamu, pembeli sudah memiliki 70% niat untuk melakukan pembelian. Mereka sudah siap uang, mereka sudah punya beberapa info terkait produk.

Hati dan pikiran customer sudah di tahap pembeli merasa memiliki produk. Saat mereka melihat situs penjualan yang menarik, mereka bakal melakukan pembelian sambil tutup mata (artinya ngga pikir lama).

SEO Itu Gampang

Kalau kamu menemukan berbagai macam kota kata “menyeramkan” di thread atau komunitas, dan kamu merasa bosan-frustasi sama hal-hal tersebut, berarti kamu sudah ada di tempat yang tepat sekarang.

Di sini saya akan membahas hal-hal yang gampang untuk dicerna, karena sebenarnya SEO itu tidak membutuhkan banyak logic, tak banyak jenis pekerjaan yang harus kamu perbuat. SEO cuma meminta ketekunan dari kamu.

Logic-nya tidak banyak tapi dia merupakan rutinitas yang looping (lagi dan lagi). Yang ditantang adalah, sudikah kamu rajin dan tekun dengan sesuatu yang berulang tersebut? Karena kebanyakan orang yang merasa puas dengan zona nyaman, seringkali ngga betah dengan pekerjaan yang berulang.

Saya telah membuat 5 bab yang cukup panjang tentang panduan belajar SEO yang dapat kamu baca, telusuri, dan kamu praktekkan secara mandiri.

Ada begitu banyak hal di dalam SEO yang kalau dilakukan malah bikin situs kamu memburuk untuk masa depan. Semacam merekayasa backlink secara masal, membuat halaman situs (page) secara masal (memakai robot, serba auto, dll), dan hal-hal lain yang malah saat ini dipelajari oleh kebanyakan pembelajar anyar.

Barangkali yang terdapat dalam benak para pembelajar baru (yang barangkali kamu merupakan salah satunya), SEO adalah sesuatu yang susah, membutuhkan skill programming, memerlukan skill khusus, dan cuma dapat dilakukan oleh orang-orang spesial.

Untuk kamu tahu, pendapat itu tidak sepenuhnya tepat.

Di tulisan ini saya tidak ingin menjelaskan teknik yang malah memiliki resiko merugikan diri kamu sendiri, seperti teknik yang baru saja saya singgung sebelumnya.

Luangkan waktu kamu untuk mempelajari materi belajar SEO ini dengan utuh. Niatkan sesuatu yang kamu kerjakan ini sebagai investasi jangka panjang.

Sediakan durasi setidaknya 60 menit untuk mengikuti setiap modul pembelajaran. Dengan izin Allah seharian bisa selesai untuk kamu baca. Kalau bisa upayakan untuk membaca lagi pada lain waktu (mengulang (materi)) agar gambaran kamu dari SEO semakin kuat mengakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *